Nurul Wardah

   A.    Pengertian
Psikologi perkembangan islami merupakan kajian atas proses pertumbuhan dan perubahan manusia yang menjadikan Al-qur’an dan Hadits sebagai landasan pikirannya.
Psikologi perkembangan islam adalah psikologi perkembangan manusia dari perspektif islam, perkembangan manusia tersebut meliputi proses pertumbuhan atau perubahan manusia serta membahas berbagai aspek perkembangan yang meliputi: aspek perkembangan fisik, kognitif, emosional, moral, social, spiritual, dll.

   B.     Faktor-faktor yang mempengaruhi
Faktor yang mempengaruhi perkembangan dalam perspektif  islam antara lain: fakor hereditas, faktor lingkungan dan faktor ketentuan Allah.
Faktor Hereditas dalam Perkembangan
Faktor hereditas merupakan factor pertama yang mempengaruhi perkembangan individu. Hereditas diartikan sebagai totalitas karakteristik individu yang diwariskan orang tua kepada anak atau segala potensi, baik fisik maupun psikis yang dimiliki individu sejak masa konsepsi ( pembuahan ovum oleh sperma ) sebagai pewarisan dari pihak orang tua melalui gen – gen.
Perkembangan Prakelahiran
    Tahap perkembangan prakelahiran (Embrio)
1.      Tahap geminal (dari pertumbuhan sampai 2 minggu)
2.      Tahap embrio ( 2 sampai 8 mingggu)
3.      Tahap fetus (2 sampai 9 bulan)
    Faktor lingkungan yanng memengaruhi kehamilan
Lingkungan dapat mempengaruhi kondisi kehamila. Al-qur’an menyatakan bahwa faktor eksternal merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi proses kehamilan. Berbagai faktor eksteral tidak hanya dapat mendatangkan keguguran, namun juga ketidak sempurnaan dari bayi yang dikandung ibu.
                                                 
Perkembangan Fisik
Perkembangan fisik meliputi: peroide pertumbuhan, periode ini mencakup : awal pekembangan motorik bayi (awal kelahiran),  pentingnya bermain bagi anak-anak (anak-anak) dan masa pubertas, periode pencapaian kematangan, periode usia baya dan periode penuaan.
Perkembangan Kognitif
Persepsi dan belajar merupakan proses dasar kognitif yang sering dianggap sebagai pusat perkembangan manusia.
     Perkembangan kognitif
1.      Tahap perkembangan kognitif
a)      Periode perkembangan                    c)  Periode tengah baya
b)      Periode pencapaian kematangan     d)  Periode usia lanjut
2.      Perspektif sosiolkultural dalam perkembangan kognitif
Perkembangan kognitif manusia juga ditentukan oleh lingkungan dimana dia tinggal. Pentingnya lingkungan dalam perkembangan kognitif terlihat dari banyak ayat-ayat Al-qur’an yang menyuruh manusia untuk belajar di alam semesta (QS. Al-Baqarah (2) : 1641 dan QS. Al-Rum (30 : 8). Perkembangan kognitif seseorang merupakan sesuatu yang tidak dapat lepas dari faktor sosial dan budaya setempat.
     Sistem pengolahan informasi pada manusia
Perkembangan intelektual dapat dikaji menggunakan pendekatan sistem pengolahan informasi yang menganalisis perkembangan keterampilan kognitif .
Bentuk informasi yang disimpan dalam sistem ingatan dapat bersifat verbal maupun visual (imagery).
      Intelegensi
Intelegensi tidak terlepas dari proses berpikir manusia. Menuut penelitian terdapat 3 cara berpikir yaitu berpikir serial, beripkir asosiatif dan berpikir integratif. Ketiga jenis proses berpkir ini berhubungan dengan intelegensi yang berbeda-beeda.

Perkembangan Emosional
 Kekayaan Emosi Manusia
1.      Emosi primer
Emosi primer adalah emosi dasar yang dianggap terberi secara biologis. Emosi ini terbentuk sejak awal kelahiran.
2.      Emosi sekunder
Emosi sekunder adalah emosi yang mengandung kesadaran diri atau evaluasi diri, sehingga pertumbuhannya tergantung pada perkembangan kogntif seseorang.

    Perkembangan Ekspresi Emosi
Usia
Ekspresi
0 - 6 bulan
7 - 12 bulan
1  - 3 tahun
3 - 6 tahun
6 - 12 tahun
Segala emosi primer muncul
Emosi primer menjadi lebih jelas
Muncul emosi sekunder (disadari)
Munculnya perbaikan strategi kognitif untuk mengatur emosi
Penyesuaian dengan aturan penampilan meningkat
           Pengatuan Emosi
Terdapat dua jenis aturan tampilan emosional: prososial (prosocial) dan protektif diri (self-protective). Prososial menampilkan aturan emosi untuk melinungi emosi orang lain, sementara protektif diri merupakan pengaturan untuk menyembunyikn emosi dalam rangka menyelamatkan muka atau melindugi dirinya dari konsekuensi negatif.
           Perkembangan Tempramen
Tempramen merupakan dasar biologis bagi perbedaan individu dalam berperilku. Komponen penting dalam tempramen adalah faktor genetik. Lingkungan juga mempengaruhi perkembangan tempramen selanjutnya.
           Ikatan Emosional
Ikatan emosional (emotional attachment) merupakan hubungan emosional yang dekat antara dua orang dengan karakteristik adanya kasih sayang antara dua pihak; dan keduanya menginginkan untuk mempertahankan kedekatan itu. Dalam islam diingatkan bahwa katan emosional ini harus bersifat konstruktif.

Perkembangan Sosial
          Identitas diri manusia sebagai khalifah Allah
Sebagai khalifah Allah, manusia merupakan makhluk sosial multi inteaksi, yang memiliki tanggung jawab baik kepada Allah maupun kepada manusia.
           Pembentukan Identitas dan Konflik Psikososial
Pembentukan identitas bukan merupakan sesuatu yang mudah, namun sangat penting. Pembentukan identitas diri secara kolektif dapat menjadi identitas sosial yang membentuk dinamika masyarakat tersebut.
       


          Mengetahui Orang lain : Kognisi
Al-qur’an mengajarkan manusia untuk mengetahui atau mengenali atau kelompok sosial lainnya. Dalam masyarakat terdapat berbagai jenis kelompo, namun segala perbedaan bukan penghalang untuk mengenal orang ddari kelompok sosial lain.
         Perkembangan Ruang Sosial
Lingkungan memrupakan salah satu faktor yang penting dalam membentuk perkembangan anak. Lingkungan pertama yang palig berpengaruh dalam perkembangan anak adalah lingkungan lingkungan keluarga, kemudian tetangga (lingkungan pengasuhan anak) dan sekolah.
Perkembangan Bahasa

                  Manusia sebagai Makhluk Sosial membutuhkan bahasa untuk berkomunikasi. Kemampuan berbahasa merupakan kemampuan manusia yang membedakannya dengan makhluk lain. Bahasa manusia fleksibel dan produktif dan merupakan pengetahuan yang abstrak. Kemampuan manusia dalam menguaai bahasa berbeda-beda. Perkembangan bahasa sudah dimulai dari awal kehidupan.

Perkembangan Peran Jenis Kelamin/Gender

                Penggolongan gender merupakan proses dimana anak mendapatkan identitas gender sesuai yang diharapkan masyarakat. Penggolongan gender terfokus pada 3 hal yaitu perkembangan identitas gender (gender identity), stereotip peran gender (gender-role stereotype) dan pola perilaku golongan gender (gender-typed behavior).

                                                          Perkembangan Moral
Moralitas dapat diartikan sebagai kapasitas untuk membedakan yang benar dan yang salah, bertindak atas perbedaan tersebut dan mendapatkan penghargaan dari ketika melakukan yang benar dan merasa bersalah atau malu ketika melanggar standar tersebut.
Salah satu ukuran moralitas adalah sejauh mana individu mampu untuk menahan godaan untuk melanggar norma moral, walaupun tidak ada kemungkinan untuk diketahui atau di hukum.



Kematian dan Kehidupan setelah mati
Sembilan elemen yang dialami seseorang ketika mengalami pengalaman mati suri
1.      Suara aneh                                                          6.  Terangkkat cepat ketas
2.      Kedamaian dan kehilangan rasa sakit                7.  Manusia cahaya
3.      Pngalaman keluar dari tubuh                             8.  Ulasan kehidupan
4.      Pengalaman dalam trowongan                                       9.  Desakan untuk kembali
5.      Terangkat cepat keatas
     Secara fisik, proses kematian merupakan proses yang panjang dan berangur-angsur, yang masing-masing terdiri dari berbagai tanda yang menunjukkan kematian sedang terjadi. Kehidupan setelah mati meliputi, alam barzah, hari kebangkitan dan kehidupan surga dan neraka. Pendidikan tentang kematian penting diberikan supaya lebih dapat mempersiapkan orang untuk mengerti dan menyadari kehidupannya di dunia. Pendidikan ini dapat diberikan lebih dari sebelum orang memiliki pengalaman pibadi.

            Perbedaan Individu dalam Perkembangan Menurut Al-Qur’an.
Perbedaan individu merupakan kehendak Allah dan ditentukan melalui pembawaan hereditas dan pengaruh lingkungan. Al-Qur’an menyatakan bahwa Allah menciptakan dan membentuk setiap manusia dalam rahim ibunya dengan cara dan bentuk yang berbeda. Pebedaan yang diacu oleh Qur’an surat Al imron ayat 36 yaitu: “dan anak laki-laki tidaklah sama degan anak perempuan.” Intinya, hal ini menunjukkan adanya perbedaan postur biologis dan kecenderungan psikologis. Tidak diragukan bahwa laki-laki dan perempuan memiliki postur biologis dan sifat yang berbeda yang menghasilkan sejumlah besar perbedaan dalam pola perkembangannya. Pertumbuhan anak perempuan alam tahap remaja lebih cepat daripada laki-laki. Proses biologi memengaruhi kecenderungan psikologis.



edit post
Reaksi: 
0 Responses

Poskan Komentar