Nurul Wardah
BAB I
PENDAHULUAN
1.1       Latar Belakang
Cahaya matahari adalah sumber energi utama bagi kehidupan seluruh makhluk hidup didunia. Bagi manusia , hewan dan tumbuhan cahaya matahari adalah penerang dunia ini. Selain itu, bagi tumbuhan khususnya yang berklorofil cahaya matahari sangat menentukan proses fotosintesis. Fotosintesis adalah proses dasar pada tumbuhan untuk menghasilkan makanan. Makanan yang dihasilkan akan menentukan ketersediaan energi untuk pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.
Salah satu ciri organisme adalah tumbuh dan berkembang. Kedua aktifitas kehidupan ini tidak dapat dipisahkan karena prosesnya berjalan bersamaan. Pertumbuhan diartikan sebagai pertambahan ukuran atau volume serta jumlah sel secara irreversibel. Irreversibel maksudnya tidak dapat kembali pada keadaan awal. Sedangkan perkembangan adalah proses menuju kedewasaan.
Pertumbuhan pada tanaman terbagi dalam beberapa tahapan, yaitu perkecambahan yang diikuti dengan pertumbuhan primer dan pertumbuhan sekunder. Perkecambahan merupakan proses munculnya tanaman kecil dari dalam biji. Untuk itu perlu diketahui apa pengaruh intensitas cahaya terhadap kecepatan tumbuh kecambah.

1.2   Perumusan Masalah
a.       Apakah ada perbedaan kecepatan tumbuh kecambah ditempat terang dan gelap?
b.      Apa akibatnya jika kecambah disimpan ditempat gelap dalam waktu yang cukup lama, jelaskan!
c.       Menurutmu mana yang lebih baik, pertumbuhan tanaman ditempat gelap atau ditempat terang?
d.      Jelaskan pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan tanaman?

1.3       Pembatasan Masalah
·         Pada Penelitian ini kami hanya meneliti ada atau tidak nya pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan yang terdapat pda pertumbuhan kacang hijau.

1.4       Identifikasi Masalah
·            Apakah ada perbedaan kecepatan tumbuh kecambah ditempat terang dan gelap?
·            Apa akibatnya jika kecambah disimpan ditempat gelap dalam waktu yang cukup lama, jelaskan!
·            Menurutmu mana yang lebih baik, pertumbuhan tanaman ditempat gelap atau ditempat terang?
·            Jelaskan pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan tanaman?

1.5       Tujuan dan Kegunaan Penelitian
Mempelajari serta untuk mengetahui pengaruh cahaya dan tidak ada cahaya terhadap pertumbuhan kecambah kacang hijau.

1.6       Manfaat Penelitian
o   Mempelajari serta untuk mengetahui pengaruh cahaya dan tidak ada cahaya terhadap pertumbuhan kecambah kacang hijau.
o   Dapat mengetahui tentang sifat pertumbuhan dan apa saja faktor yang mendukung pertumbuhan pada pertumbuhan kacang tanah. Serta hal-hal yang mempengaruhi pertumbuhan,dan pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan.
o   Mengetahui dan membuktikan tentang pengaruh cahaya.
o   Mempelajari tentang pertumbuhan.


BAB II
TEORITIS
2.1   Teori singkat
Pertumbuhan dan perkembangan merupakan salah satu ciri organisme, pertumbuhan merupakan proses pertambahan ukuran (volume) dan jumlah sel yang tidak dapat balik (irreversible). Artinya individu yang telah tumbuh besar tidak akan kembali lagi keukuran semula. Perkembangan merupakan suatu perubahan teratur dan sering kali menuju keadaan yang lebih tinggi atau kompleks atau kedewasaan. Perkembangan dapat juga dikatakan sebagai suatau seri perubahan pada organisme yang terjadi selama daur hidupnya yang meliputi pertumbuhan dan diferensiasi (spesifikasi). Pertumbuhan dapat diukur, sedangakan perkembangan tidak dapat. Pertumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup berlangsung secara bersamaan.
Pertumbuhan dan perkembangan pada biji diawali dari perkecambahan. Pada embrio atau lembaga terdapat plumula yang tumbuh menjadi batang, daun, radikula yang tumbuh menjadi akar. pada akhir perkecambahan, tumbuhan membentuk akar, batang dan daun.pada ujung batang dan akar terdapat sel-sel yang senantiasa membelah diri yang di kenal dengan jaring meristem ujung.

   2.1.1 Faktor – faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan.
            Pertumbuhan dan perkembangan merupakan hasil interaksi antara factor luar dan factor dalam.faktor luar antara lain, makanan, air, cahaya dan lingkungan. Faktor dalam antara lain, sifat genetis yang ada didalam gen dan hormon yang merangsang pertumbuhan.
Faktor Luar/Eksternal
            Faktor luar atau lingkungan adalah faktor yang ada di sekeliling organisme. faktor lingkungan ini misalnya, makanan, air, cahaya, suhu, udara dan kelembapan. aktifitas makluk hidup juga ikut mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan.
a.    Makanan dan air
Tumbuhan memproleh makanan yang brbeda.makanan tersebut merupa unsur dan senyawa kimia. Zat makanan diperlukan sebagai sumber energi dan sumber materi untuk sintesi berbagai komponen sel yang diperlukan selama pertumbuhan. Tumbuhan dapat membuat makanannya sendiri yaitu dengan cara fotosintesis. tumbuhan membutuhkan zat anorganik yang umumnya diambil dari dalam tanah  dalam bentuk ion, dan CO2 diambil dari udara. beberapa unsure dibutuhkan dalam jumlah banyak, unsur tersebut dinamakan unsur makro atau makronutrien, misalnya C (karbon), P (fosforus), dan Mg (magnesium). Sedangkan unur-unsur yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit disebut unsur mikro atau mikronutrien, misalnya Zn (Zink), Mn(mangan) dan Ca (kalsium).
Tumbuhan yang kekurangan makanan akan terhambat pertumbuhanya. contohnya kekurangan zat besi dan magnesium dapat mengakibatkan Klorosis. klorosis menyebabkan tumbuhan berwarna pucat dan akhirnya mati.kekurangan Fosforus mengakibatkan daun berbercak kemerahan yang selanjutnya menyebabkan daun cepat rusak.
Pengambilan garam mineral dari dalam tanah pada umunya bersamaan dengan pengambilan air. air sangat berperan sebagai pelarut bagi kebanyakan reaksi dalam tubuh makhluk hidup. pada tumbuhan ,kekurang air akan meningkatkan sintesi adsisin, yaitu suatu hormon yang dapat menghambat pertumbuhan. 
b.   Cahaya
Merupakan faktor utama sebagai energi dalam fotosintesis, untuk menghasilkan energi. Kekurangan cahaya akan mengga nggu proses fotosintesis dan pertumbuhan, meskipun kebutuhan cahaya tergantung pada jenis tumbuhan. Kekuranagan cahaya pada saat pertumbuhan berlangsung akan menimbulkan gejala etiolasi, dimana batang kecambah akan tumbuh lebih cepat, namun lemah dan daunnya berukuran lebih kecil, tipis, pucat. Pengaruh cahaya bukan hanya tergantung kepada fotosintesis (kuat penyinaran) saja, namun ada faktor lain yang terdapat pada cahaya, yaitu berkaitan dengan panjang gelombangnya. Penelitian yang dilakukan oleh Hendrick dan Berthwick pada tahun 1984, menunjukan cahaya yang berpengaruh terhadap pertumbuhan adalah pada spektrum merah dengan panjang gelombang 660nm. Percobaan dengan menggunakan spektrum infra merah dengan panjang gelombang 730nm memberikan pengaruh yang berlawanan. Substansi yang merspon spektrum cahaya adalah fitakram suatu protein warna pada tumbuhan yang mengandung susunan atom khusus yang mengabsorpsi cahaya.

c.    Suhu
Semua makhluk hidup memerlukan suhu tertentu untuk kelangsungan hidupnya.suhu mempengaruhi kerja enzim.pada tumbuhan, perubahan suhu dapat mempengaruhi pertumbuhan, reproduksi, fotosintesi, respirasi dan transpirasi. Suhu optimum untuk pertumbuhan tumbuhan adalah 10-38’C dan pada umumnya tumbuhan tidak dapat tumbuh dibawah suhu 0’C dan diatas 45’C.
d.   Udara (Oksigen)
Pada tumbuhan ,untuk melakukan proses fotosintesis sangat dibutuhkan udara yakni karbondioksida, dimana tumbuhan menghirup karbondioksida pada siang hari sedangkan pada malam harinya tumbuhan menghirup oksigen.
e.    Kelembapan
Pada tumbuhan, udara yang lembab mencegah proses penguapan air, sehingga penyerapan air dan garam mineral dari dalam tanah semakin sedikit. Jika kelembapan udara rendah, penguapan akan meningkat sehingga penyerapan air dan garam mineral terlarut pun semakin banyak.
Faktor Dalam / Internal
·         Faktor Intrasel, yaitu Faktor yang disebabkan oleh Gen.
·         Faktor intersel, yaitu Faktor yang ada diantara sel seperti Hormon Fitohormon dan zat tumbuh.
Macam-macam Hormon pada tumbuhan.
a.    Auksin. Berfungsi,
·         Berperan dalam Pertumbuhan untuk memacu proses pemanjangan sel.
·         Merangsang cambium untuk membentuk Xilem dan Floem memelihara elastisitas dinding sel primer.
·         Menghambat rontoknya buah dan gugurnya daun, serta pembentukan Partenokarpi (Pembentukan buah tanpa biji), akar lateral dan serabut akar.
b.    Giberelin. Berfungsi,
·         Berpengaruh terhadap perkembangan dan perkecambahan embrio.
·         Merangsang pembentukan enzim amylase.
·         Mencegah kekerdilan tumbuhan, pembentukan biji.
c.    Etilen. Berfungsi,
·         Berperan dalam proses pematangan buah dan kerontokan daun.
·         Merangsang proses pembentukan bunga.
d.    Sitokinin. Berfungsi,
·         Berperan dalam proses pembelahan sel.
·         Merangsang pembentukan akar, batang, cabang akar dan pucuk.
·         Menghambat proses penuaan .
e.    Asam Absisat (ABA). Berfungsi,
·         Berperan dalam proses penuaan dan rontoknya daun, mempertahankannya tumbuh pada lingkungan yang buruk.
f.     Kalin
·         Berperan dalam proses organogenesis (Pembentukan Organ.
1.              Rizhokalin, pembentukan akar.
2.              Kaulokalin, pembentukan batang.
3.              Filokalin, pembentukan daun.
4.              Antokalin, pembentukan bunga.
g.    Asam Traumali.
·         Berperan dalam proses regenerasi sel apabila tumbuhan mengalami kerusakan jaringan atau terluka.

2.1.2 Klasifikasi tanaman kacang hijau
Nama umum
Indonesia:
Kacang hijau
Cina:
chi xiao dou

Kingdom             : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom        : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi         : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi                    : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas                    : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas            : Rosidae
Ordo                    : Fabales
Famili                   : Fabaceae (suku polong-polongan)
Genus                  : Phaseolus
Spesies                : Phaseolus radiatus L.
2.2        Kerangka Penelitian
.           Salah satu ciri organisme adalah tumbuh dan berkembang. Kedua aktifitas kehidupan ini tidak dapat dipisahkan karena prosesnya berjalan bersamaan. Pertumbuhan diartikan sebagai pertambahan ukuran atau volume serta jumlah sel secara irreversibel. Irreversibel maksudnya tidak dapat kembali pada keadaan awal. Sedangkan perkembangan adalah proses menuju kedewasaan.
Pertumbuhan pada tanaman terbagi dalam beberapa tahapan, yaitu perkecambahan yang diikuti dengan pertumbuhan primer dan pertumbuhan sekunder. Perkecambahan merupakan proses munculnya tanaman kecil dari dalam biji. Untuk itu perlu diketahui apa pengaruh intensitas cahaya terhadap kecepatan tumbuh kecambah, apakah cahaya juga berpengaruh terhadap tinggi tumbuhan.

2.3   Hipotesis Penelitian
a.         Adanya perbedaaan pertumbuhan kecambah ditempat terang dan gelap.
b.         Apabila tanaman kacang hijau disimpan ditempat yang tidak    memiliki sinar matahari dalam waktu yang lama, maka tumbuhan tersebut akan mati. 
c.         Menurut saya lebih baik pertumbuhan tanaman kacang hijau
ditempat terang karna pada tanaman ditempat terang mendapat sinar matahari yang dapat membantu tumbuhan untuk berfotosintesis untuk memasak makanannya sendiri.
d.         Pengaruh cahaya bagi tumbuhan sebagai pembantu dalam
proses fotosintesis yang dapat menghasil zat makan yang dapat dipergunakan oleh tumbuhan itu sendiri untuk proses pertumbuhan dan perkembangan.



2.4 Variabel Penelitian
1. Variabel Terikat
·      Pertumbuhan kecambah kacang hijau
2. Variabel Bebas
·      Intensitas cahaya matahari pada tempat peletakan percobaan.
  1. Variabel Kontrol
·      Udara dan Suhu
·      Cuaca/iklim 
·      Sinar matahari
·      jumlah air
·      ukuran dan kualitas biji
·      kacang hijau dan wadahnya.
 
BAB III
METEOLOGI PENELITIAN

3.1 Alat & Bahan
1.    Alat :
·         Penggaris
·         Pulpen
·         Kertas
2. Bahan :
·         2 buah pelibet
·         Tanah hitam secukupnya
·         20 biji kacang hijau

3.2   Langkah kerja
1.    Menyiapkan alat dan bahan.
2.    Rendam 20 biji kacang hijau kira-kira 1 jam.
3.    Memasukkan  tanah hitam kedalam masing-masing pelibet, lalu memberinya sedikit air & beri keterangan polibet  A dan polibet  B.
4.    Setelah itu tanamlah biji kacang hijau yang telah direndam tadi ke dalam polibet yang masing-masing sebanyak 10 biji dan  letakan potlibet yang telah ditanami kacang hijau di tempat berbeda, yaitu polibet A ditempat terang dan polibet B ditempat yang gelap / tidak ada sinar matahari.
5.    Menyirami tanaman kacang hijau pada polibet A setiap hari dan polibet B tidak disiram.
6.    Mengukur tinggi tiap-tiap tanaman kacang hijau setiap hari dengan penggaris.
7.    Mengamati perbedaan-perbedaan tinggi yang terjadi antara tanaman di polibet A dan polibet B.
8.    Mencatat hasil pengukuran dan pengamatan kedalam tabel hasil penelitian dengan menggunakan pulpen.
9.    Buatlah rata-rata tinggi dalam 1 hari.
10.  Lakukan pengukuran selama 6 hari dan buatlah tabel beserta grafiknya.



3.3   Rancangan Penelitian.
            1. Tempat Penelitian
·      Di Kampung Sawah, Jalan Hangtuah, Dirumah.
2.    Waktu
·      Jum’at sore, tanggal 22 juli 2011.

3.4       Tekhnik Analisis Data
1.  Primer.
·      Data yang diperoleh dari hasil penelitian yang berupa data-data yang berupa angka maupun gambar yang diambil langsung  pada tanaman yang di teliti.
2.  Sekunder.
·      Data yang diperoleh dari teoritis serta wacana-wacana yang membahas tentang apa yang kita teliti, serta informasi yang didengar.


BAB IV
HASIL PENELITIAN

4.1   Data Tabel
            A. Pertumbuhan Kecambah di Tempat Terang
Hari/ tanggal
Tinggi Kecambah (dalam cm)
Rata-rata
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
1.   23 juli 2011
2
0
1.5
0
0
0
0
Mati
Mati
Mati
0.35
2.   24 juli 2011
4
1
1.5
0
1
0
0
Mati
Mati
Mati
0.9
3.   25 juli 2011
5
3
5.5
2
3.5
5
0
Mati
Mati
Mati
2.4
4.   26 juli 2011
6.5
3.5
6.5
3
4.5
7
0
Mati
Mati
Mati
3.1
5.   27 juli 2011
8
3.6
7.5
3.8
6.5
8.5
2
Mati
Mati
Mati
3.99
6.   28 juli 2011
9.5
4
8.5
3.8
7.5
10.5
5.2
Mati
Mati
Mati
4.9


            B. Pertumbuhan Kecambah di Tempat Gelap          
Hari/ tanggal
Tinggi Kecambah (dalam cm)
Rata-rata
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
1.   23 juli 2011
2.3
3
1.8
1
1
1.2
2
0
Mati
Mati
1.22
2.   24 juli 2011
4.5
5
4.7
3
3.5
3.6
4.2
0
Mati
Mati
2.85
3.   25 juli 2011
14
14.5
11
13.7
14
14.5
11.7
9.5
Mati
Mati
10.29
4.   26 juli 2011
17
20.5
16.5
14
18
17.1
16.5
13.5
Mati
Mati
13.31
5.   27 juli 2011
20
23
21
16.5
22
20
20
17
Mati
Mati
15.95
6.   28 juli 2011
21.3
24.6
23.5
17.5
23
21.5
21
21
Mati
Mati
17.3
                       

4.2   Data Grafik

A. Grafik pertumbuhan kecambah di tempat terang
           
B. Grafik pertumbuhan kecambah di tempat terang  




C. Perbedaan Tinggi rata-rata Tumbuhan kacang hijau


4.3 Pembahasan
Cahaya matahari sangat penting dalam proses pertumbuhan pada tumbuhan. Khususnya pada tumbuhan yang berklorofil, cahaya matahari sangat menentukan pada proses fotosintesis. Fotosintesis adalah proses dasar pada tumbuhan untuk menghasilkan makanan. Makanan yang dihasilkan akan menentukan ketersediaan energi untuk pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan. Oleh karena itu, adanya cahaya atau tidak sangat berpengaruh pada pertumbuhan tumbuhan. Pada percobaan ini kecambah yang berada pada tempat gelap lebih cepat tumbuh. Hal ini, karena kekuranagan cahaya pada saat pertumbuhan berlangsung akan menimbulkan gejala etiolasi, dimana batang kecambah akan tumbuh lebih cepat, namun lemah dan daunnya berukuran lebih kecil, tipis, pucat.sedangkan yang berada pada tempat gelap lambat tumbuhnya. Tetapi saat kecambah sudah tumbuh, kecambahnya tumbuh dengan batang yang kuat dan daunnya besar juga tebal.
 
4.4 Pertanyaan
1. Apakah ada perbedaan kecepatan tumbuh kecambah ditempat terang dan gelap ?
·            Ada, kecambah yang tumbuh di tempat gelap lebih cepat tumbuh tinggi dari pada kecambah yang tumbuh di tempat terang karena cahaya dapat menguraikan hormon Asam Absisat (ABA) yang dapat menghambat pertumbuhan.
3.    Apa akibatnya jika kecambah disimpan ditempat gelap dalam waktu  yang cukup lama,jelasakan !
·            Kecambah yang berada di tempat gelap ternyata tumbuh lebih cepat, tetapi daunnya kecil, tipis kekuningan, batangnya lemah dan airnya tidak banyak.jika tumbuhan kacang hijau dibiarkan dalam waktu lama maka lama kelamaan akan mati.
4.    Menurutmu mana yang lebih baik,  pertumbuhan tanaman ditempat gelap atau ditempat terang?
·            Menurut saya pertumbuhan tanaman ditempat terang lebih baik dari pada di tempat gelap, karena di tempat terang daunnya tumbuh dengan cepat dan relatif tebal, batangnya kuat, akarnya tumbuh banyak karena kecambah ini mendapatkan sinar matahari langsung, kecambah mengandung sedikit air, banyak mengandung gula, jaringan palisadenya berlapis-lapis, lapisan kutikula menebal, sehingga daun menjadi lebih tebal dan sempit.
5.    Jelaskan pengaruh cahaya terhadapa pertumbuhan tanaman ?
·            Cahaya sangat berpengaruh besar terhadap pertumbuhan tunbuhan,dimana untuk tumbuh dan untuk hidup tumbuhan membutuhkan zat makanan. Oleh karna itu oleh bantuan cahaya matahari tumbuhan dapat memasak makanan nya sendiri yang disebut dengan proses fotosintesis. Cahaya juga berpengaruhi terhaap perkembangan pucuk dari saat biji muncul menembus permukaan tanah. Dan juga cahaya berpengaruh terhadap arah pertumbuhan akar dan perluasan atau tidak bergulungnya daun.


BAB V
PENUTUP
5.1. Kesimpulan
            Dalam proses pertumbuhan sangat di perlukan cahaya matahari, sebab di gunakan tumbuhan untuk proses fotosintesis. Yang mana fotosintesis adalah proses dasar pada tumbuhan untuk menghasilkan makanan. Pertumbuhan kecambah kacang hijau lebih cepat tumbuh di tempat gelap di bandingkan di tempat terang. Hal ini  sebabkan di tempat gelap, zat-zat makanan hanya di bentuk untuk batang, sehingga tidak melakukan proses fotosintesis, sedangkan di tempat terang juga untuk batang dan proses fotosintesis begitu juga untuk ditempat samar-samar cahaya namun itu semua tergantung banyak atau tidaknya cahaya matahari yang menyinarinya. Jadi, pengaruh cahaya matahari sangat besar bagi pertumbuhan pada tumbuhan.

5.2. Saran
            Sebaiknya jika kita ingin berkebun misalnya ingin menanam kacang hijau maka, kita harus mencari inisiatif untuk menjaga kelangsungan kehidupan pertumbuhan tumbuhan itu. Dengan salah satu cara yaitu, kita harus menanamnya diluar ruangan, agar ia mendapat sinar matahari yang cukup.


DAFTAR PUSTAKA

- Prawirohartono, slamet. 2004. Biologi SMA Kelas 1. Bumi Aksara. Jakarta.

- Setyaningsih, Eko. 2007. Biologi SMA Kelas 2. Sinar Grafika. Jakarta.

- Piadi Arif, Tri Silawati. 2007.Sains Biologi Kelas 3. Yudhistira.


SITUS WEB
Halaman sebagai pedoman kerangka laporan ini.

Halaman untuk pengaruh media tanam pada kecambah.

Halaman untuk pengaruh media tanam pada kecambah.

Halaman untuk contoh laporan biologi.

Halaman Format Laporan Penelitian.

Science http://www.blogger.com/pengamatan-pertumbuhan-biji-kacanghijau.html
Halaman contoh laporan pengamatan pertumbuhan biji kacang hijau.

Lampiran 

    A.   Gambar Kecambah yang Berada di Tempat Terang

IMG0350AGambar 1.1                                        Gambar 1.2


IMG0351A.jpg
 







    B.   IMG0354AIMG0354AIMG0354AGambar Kecambah yang Berada di Tempat Gelap

Gambar 2.1






edit post
Reaksi: 
6 Responses
  1. artikelnya bagus, lucu. suka hahaha


  2. Kim Deywoon Says:

    terimakasih kak :D


  3. makasih kk, artikelnya sngt berguna buat tugas sekolah, sebenernya tugas sekloah yg disuruh guru saya ga' boleh cari di internet, tapi mau gimana lagi,. :D


  4. Nurul Wardah Says:

    ia sama-sama dek ;)


  5. Nurul Wardah Says:

    sama-sama dek, kakak senang bisa membantu.. :D
    itu juga tugas sekolah kakak dulu kug.. ;)



Poskan Komentar